Pengertian Sepak Bola: Sejarah, Peraturan, Teknik Dasar dan Manfaat

Pengertian Sepak Bola: Sejarah, Peraturan, Teknik Dasar dan Manfaat | CobainSaja.Com – Sepak bola adalah salah satu olahraga paling populer di dunia. Hampir setiap negara memiliki tim nasional yang berkompetisi di berbagai turnamen internasional, seperti Piala Dunia, Piala Eropa, Copa America, dan lainnya.

Sepak bola juga memiliki jutaan penggemar yang menyaksikan pertandingan di stadion atau melalui televisi dan internet. Namun, apa sebenarnya pengertian sepak bola? Bagaimana sejarah, peraturan, teknik dasar, dan manfaat dari olahraga ini? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut secara lengkap dan mendalam.

Pengertian Sepak Bola

Pengertian sepak bola menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah permainan beregu di lapangan, menggunakan bola sepak dari dua kelompok yang berlawanan, yang masing-masing terdiri atas sebelas pemain, berlangsung selama 2×45 menit, kemenangan ditentukan oleh selisih gol yang masuk ke gawang lawan.

Selain itu, pengertian sepak bola juga bisa dilihat dari sudut pandang para ahli. Berikut adalah beberapa definisi sepak bola menurut para ahli:

  • Menurut FIFA (Federation Internationale de Football Association), sepak bola adalah suatu permainan yang menggunakan bola sepak dan dimainkan oleh sebelas pemain dalam satu tim serta dimainkan di atas lapangan rumput atau turf dengan ukuran panjang lapangan 90-120 meter dan lebar 45-90 meter.
  • Menurut Muhajir, sepak bola adalah suatu permainan yang menggunakan bola sebagai alat permainan yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas orang pemain, dengan tujuan memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya.
  • Menurut Luxabacher, sepak bola adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas orang pemain, dengan menggunakan bola sebagai alat permainan yang harus dimasukkan ke gawang lawan dengan cara menendang, menyundul, atau menyentuh bola dengan bagian tubuh lainnya, kecuali tangan.
  • Menurut Komaruddin, sepak bola adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas orang pemain, dengan menggunakan bola sebagai alat permainan yang harus dimasukkan ke gawang lawan dengan cara menendang, menyundul, atau menyentuh bola dengan bagian tubuh lainnya, kecuali tangan, dengan mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku.

Sejarah Permainan Sepak Bola

Sejarah permainan sepak bola tidak bisa dipisahkan dari sejarah peradaban manusia. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa permainan yang melibatkan bola dan kaki sudah ada sejak zaman kuno.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang sejarah sepak bola:

  • Permainan yang mirip dengan sepak bola pertama kali ditemukan di Cina pada abad ke-2 SM. Permainan ini disebut cuju, yang berarti menendang bola. Cuju dimainkan oleh tentara dan bangsawan sebagai latihan fisik dan hiburan. Cuju menggunakan bola yang terbuat dari kulit dan diisi dengan bulu atau rambut, dan dimainkan di lapangan berbentuk persegi panjang dengan dua tiang bambu sebagai gawang.
  • Permainan yang mirip dengan sepak bola juga ditemukan di Yunani dan Roma kuno. Permainan ini disebut episkyros di Yunani dan harpastum di Roma. Episkyros dan harpastum dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari lima hingga dua belas pemain, dengan menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang dan diisi dengan udara atau jerami. Permainan ini melibatkan banyak kontak fisik dan kekerasan, dan bertujuan untuk merebut bola dari lawan dan membawanya ke daerah tertentu.
  • Permainan yang mirip dengan sepak bola juga ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan pada zaman pra-Kolumbus. Permainan ini disebut pok-ta-pok oleh bangsa Maya dan ullamaliztli oleh bangsa Aztek. Pok-ta-pok dan ullamaliztli dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari dua hingga enam pemain, dengan menggunakan bola yang terbuat dari karet dan beratnya sekitar tiga kilogram. Permainan ini melibatkan banyak ritual dan upacara, dan bertujuan untuk memasukkan bola ke cincin batu yang terletak di dinding lapangan. Permainan ini sangat sulit dan berbahaya, karena pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan atau kaki, melainkan dengan pinggul, bahu, atau siku. Permainan ini juga memiliki makna religius dan politik, karena sering kali diadakan sebagai pengorbanan manusia atau perang antara suku.
  • Permainan yang mirip dengan sepak bola modern mulai berkembang di Eropa pada abad pertengahan. Permainan ini disebut calcio di Italia, soule di Prancis, ba game di Skotlandia, dan mob football di Inggris. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari puluhan hingga ratusan pemain, dengan menggunakan bola yang terbuat dari kulit atau kain dan diisi dengan jerami, wol, atau karet. Permainan ini tidak memiliki peraturan yang jelas dan sering kali menimbulkan kerusuhan dan kekacauan, karena pemain bisa menggunakan cara apa saja untuk merebut bola dari lawan, termasuk menendang, memukul, menarik, atau bahkan membunuh. Permainan ini juga melibatkan seluruh masyarakat, karena dimainkan di jalan-jalan, lapangan, atau bahkan antara desa atau kota.
  • Permainan sepak bola modern mulai terbentuk di Inggris pada abad ke-19. Permainan ini disebut association football, yang merupakan singkatan dari Football Association, yaitu organisasi yang didirikan pada tahun 1863 untuk menetapkan peraturan resmi sepak bola. Peraturan ini meliputi ukuran lapangan, jumlah pemain, durasi permainan, cara mencetak gol, dan pelanggaran yang dilarang. Peraturan ini juga membedakan sepak bola dari rugby, yang merupakan cabang olahraga lain yang berasal dari mob football. Permainan sepak bola kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui perdagangan, kolonialisme, dan imigrasi, dan menjadi olahraga paling populer di dunia.

Peraturan Yang Ada Pada Permainan Sepak Bola

Peraturan yang ada pada permainan sepak bola ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB), yaitu badan yang terdiri dari empat anggota FIFA dan empat anggota asosiasi sepak bola Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara.

Peraturan ini disebut Laws of the Game, yang terdiri dari 17 hukum yang mengatur berbagai aspek permainan, seperti pemain, bola, wasit, durasi, gol, offside, pelanggaran, dan lainnya.

Berikut adalah beberapa peraturan penting yang perlu diketahui:

  • Hukum 1: Lapangan Pertandingan. Lapangan pertandingan harus berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang antara 90-120 meter dan lebar antara 45-90 meter. Lapangan harus ditandai dengan garis-garis yang membatasi daerah gawang, daerah penalti, lingkar tengah, titik penalti, dan sudut-sudut lapangan. Gawang harus berukuran 7,32 meter x 2,44 meter dan ditempatkan di tengah-tengah garis gawang.
  • Hukum 2: Bola. Bola yang digunakan dalam permainan harus berbentuk bulat, berbahan kulit atau bahan lain yang sesuai, memiliki keliling antara 68-70 cm, berat antara 410-450 gram, dan tekanan udara antara 0,6-1,1 atmosfer.
  • Hukum 3: Jumlah Pemain. Setiap tim harus memiliki maksimal 11 pemain, termasuk satu penjaga gawang. Jumlah minimum pemain untuk memulai atau melanjutkan permainan adalah tujuh orang. Setiap tim boleh melakukan maksimal tiga pergantian pemain selama permainan, kecuali jika ditentukan lain oleh kompetisi.
  • Hukum 4: Peralatan Pemain. Peralatan pemain terdiri dari baju, celana pendek, kaus kaki, sepatu, dan pelindung kaki. Baju harus memiliki warna yang berbeda dengan warna baju lawan, wasit, dan asisten wasit. Penjaga gawang harus menggunakan baju yang mudah dibedakan dengan baju pemain lain. Pemain tidak boleh menggunakan peralatan atau perhiasan yang berbahaya bagi diri sendiri atau pemain lain.
  • Hukum 5: Wasit. Wasit adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengendalikan jalannya permainan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Wasit memiliki wewenang penuh untuk membuat keputusan tentang segala hal yang terjadi dalam permainan. Wasit juga dapat menggunakan bantuan teknologi, seperti VAR, untuk membantu keputusannya.
  • Hukum 6: Asisten Wasit. Asisten wasit adalah orang yang membantu wasit dalam menjalankan tugasnya. Asisten wasit biasanya berjumlah dua orang dan ditempatkan di sisi-sisi lapangan yang berlawanan. Tugas asisten wasit antara lain memberi tanda tentang lemparan ke dalam, tendangan sudut, tendangan gawang, offside, pelanggaran, dan pergantian pemain.
  • Hukum 7: Durasi Pertandingan. Durasi pertandingan adalah 90 menit, yang dibagi menjadi dua babak masing-masing 45 menit. Antara dua babak ada jeda istirahat maksimal 15 menit. Wasit dapat menambahkan waktu tambahan di akhir setiap babak untuk mengganti waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera, atau hal lain yang menghambat permainan.
  • Hukum 8: Awal dan Pelanjutan Ulang Permainan. Awal dan pelanjutan ulang permainan adalah cara untuk memulai atau melanjutkan permainan setelah terjadi gol, pelanggaran, atau situasi lain yang menghentikan permainan. Ada beberapa cara untuk melakukan awal dan pelanjutan ulang permainan, yaitu tendangan dari titik tengah lapangan, tendangan bebas, tendangan penalti, lemparan ke dalam, tendangan sudut, dan tendangan gawang.
  • Hukum 9: Bola Masuk dan Keluar Lapangan. Bola dianggap masuk lapangan jika seluruh bagian bola berada di dalam atau di atas garis-garis lapangan. Bola dianggap keluar lapangan jika seluruh bagian bola berada di luar garis-garis lapangan. Jika bola keluar lapangan, permainan dilanjutkan dengan lemparan ke dalam, tendangan sudut, atau tendangan gawang, tergantung pada tim mana yang menyentuh bola terakhir sebelum keluar.
  • Hukum 10: Menentukan Hasil Pertandingan. Hasil pertandingan ditentukan oleh jumlah gol yang dicetak oleh masing-masing tim. Tim yang mencetak gol lebih banyak dinyatakan sebagai pemenang. Jika jumlah gol sama, pertandingan dianggap seri. Jika kompetisi memerlukan pemenang, maka dapat dilakukan perpanjangan waktu dan/atau adu penalti.

Check Also

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh | CobainSaja.Com – Cerpen adalah singkatan dari cerita …