Pengertian Manajemen: Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Pengertian Manajemen: Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya | CobainSaja.Com – Manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk memenuhi target yang akan dicapai oleh individu atau kelompok dalam sebuah kerjasama dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

Manajemen meliputi aktivitas merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Manajemen juga merupakan sebuah ilmu yang mempelajari cara mengelola sumber daya manusia, material, finansial, dan informasi dalam berbagai bidang.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Berbagai ahli telah memberikan definisi manajemen sesuai dengan latar belakang dan sudut pandang mereka. Berikut adalah beberapa pengertian manajemen menurut para ahli:

  • Henry Fayol, bapak manajemen modern, mendefinisikan manajemen sebagai “the art of getting things done through people”. Artinya, manajemen adalah seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
  • Peter Drucker, guru manajemen kontemporer, mendefinisikan manajemen sebagai “the process of setting and achieving objectives by making decisions and organizing human and other resources”. Artinya, manajemen adalah proses menetapkan dan mencapai tujuan dengan membuat keputusan dan mengorganisir sumber daya manusia dan lainnya.
  • Harold Koontz dan Heinz Weihrich, ahli manajemen terkemuka, mendefinisikan manajemen sebagai “the process of designing and maintaining an environment in which individuals, working together in groups, efficiently accomplish selected aims”. Artinya, manajemen adalah proses merancang dan memelihara sebuah lingkungan di mana individu, bekerja sama dalam kelompok, secara efisien mencapai tujuan yang dipilih.
  • James A.F. Stoner, ahli manajemen terkenal, mendefinisikan manajemen sebagai “the process of planning, organizing, leading, and controlling the efforts of organization members and of using all other organizational resources to achieve stated organizational goals”. Artinya, manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengendalikan upaya anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Fungsi Manajemen

Manajemen memiliki empat fungsi utama, yaitu:

  1. Planning atau perencanaan, yaitu proses menentukan tujuan, strategi, taktik, program, anggaran, dan prosedur yang akan digunakan untuk mencapai tujuan organisasi.
  2. Organizing atau pengorganisasian, yaitu proses menetapkan struktur organisasi, pembagian tugas, wewenang, tanggung jawab, dan koordinasi antara unit-unit kerja dalam organisasi.
  3. Leading atau pengarahan, yaitu proses memotivasi, mengkomunikasikan, mengawasi, dan memimpin anggota organisasi agar bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
  4. Controlling atau pengendalian, yaitu proses mengukur dan mengevaluasi kinerja organisasi, mengidentifikasi penyimpangan, dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan untuk memastikan pencapaian tujuan organisasi.

Tujuan Manajemen

Manajemen memiliki tujuan utama, yaitu menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan organisasi, seperti pemilik, karyawan, pelanggan, pemasok, masyarakat, dan lingkungan. Nilai dapat diukur dengan berbagai indikator, seperti laba, pangsa pasar, kualitas produk, kepuasan pelanggan, loyalitas karyawan, citra perusahaan, tanggung jawab sosial, dan kelestarian lingkungan.

Selain tujuan utama, manajemen juga memiliki tujuan-tujuan lain, seperti:

  • Meningkatkan efektivitas, yaitu kemampuan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan.
  • Meningkatkan efisiensi, yaitu kemampuan organisasi untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki dengan hemat, optimal, dan produktif.
  • Meningkatkan adaptabilitas, yaitu kemampuan organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan internal dan eksternal yang terjadi secara cepat dan dinamis.
  • Meningkatkan inovasi, yaitu kemampuan organisasi untuk menciptakan produk, proses, atau layanan baru yang memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
  • Meningkatkan kualitas, yaitu kemampuan organisasi untuk memenuhi atau melampaui standar mutu yang ditetapkan oleh organisasi sendiri, pelanggan, atau pihak lain yang relevan.

Prinsip Manajemen

Prinsip manajemen adalah pedoman atau aturan dasar yang harus ditaati oleh manajer dan anggota organisasi dalam melaksanakan fungsi manajemen. Prinsip manajemen bersifat umum, fleksibel, dan dinamis, sehingga dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berbeda-beda. Berikut adalah beberapa prinsip manajemen yang dikemukakan oleh Henry Fayol, seorang ahli manajemen klasik:

  • Division of Work, yaitu pembagian kerja berdasarkan spesialisasi dan kompetensi masing-masing individu atau kelompok untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • Authority and Responsibility, yaitu pemberian wewenang dan tanggung jawab yang seimbang kepada setiap anggota organisasi sesuai dengan tugas dan posisinya untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas.
  • Discipline, yaitu ketaatan dan kesadaran setiap anggota organisasi untuk mematuhi aturan, norma, dan etika yang berlaku dalam organisasi untuk meningkatkan kerjasama dan keteraturan.
  • Unity of Command, yaitu prinsip bahwa setiap anggota organisasi hanya boleh menerima perintah atau instruksi dari satu atasan saja untuk menghindari konflik, kebingungan, dan ketidakjelasan.
  • Unity of Direction, yaitu prinsip bahwa setiap aktivitas atau kegiatan yang memiliki tujuan yang sama harus diarahkan oleh satu rencana dan satu manajer saja untuk meningkatkan koordinasi dan integrasi.
  • Subordination of Individual Interest to General Interest, yaitu prinsip bahwa kepentingan individu harus tunduk pada kepentingan organisasi atau umum untuk menghindari egoisme dan persaingan yang tidak sehat.
  • Remuneration of Personnel, yaitu prinsip bahwa setiap anggota organisasi harus mendapatkan penghargaan atau imbalan yang adil dan layak sesuai dengan kontribusi dan prestasinya untuk meningkatkan motivasi dan loyalitas.
  • Centralization, yaitu prinsip bahwa sejauh mana wewenang dan keputusan harus didelegasikan atau disentralisasikan tergantung pada ukuran, kompleksitas, dan situasi organisasi.
  • Scalar Chain, yaitu prinsip bahwa dalam organisasi harus ada rantai komando atau hierarki yang jelas dan teratur dari tingkat tertinggi hingga terendah untuk meningkatkan komunikasi dan disiplin.
  • Order, yaitu prinsip bahwa dalam organisasi harus ada ketertiban dan kesesuaian antara sumber daya, tempat, waktu, dan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi.
  • Equity, yaitu prinsip bahwa dalam organisasi harus ada perlakuan yang adil, ramah, dan hormat kepada setiap anggota organisasi tanpa membedakan status, jabatan, atau latar belakang untuk meningkatkan kepercayaan dan keterlibatan.
  • Stability of Tenure of Personnel, yaitu prinsip bahwa dalam organisasi harus ada kestabilan dan kepastian dalam masa kerja setiap anggota organisasi untuk meningkatkan keterampilan, pengalaman, dan komitmen.
  • Initiative, yaitu prinsip bahwa dalam organisasi harus ada kesempatan dan dorongan bagi setiap anggota organisasi untuk mengambil inisiatif atau tindakan kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil kerja.
  • Esprit de Corps, yaitu prinsip bahwa dalam organisasi harus ada semangat kerjasama, solidaritas, dan kesatuan di antara setiap anggota organisasi untuk meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja.

Manajemen adalah sebuah proses, ilmu, dan seni yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen memiliki empat fungsi utama, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

Manajemen juga memiliki tujuan utama, yaitu menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan organisasi, serta tujuan-tujuan lain, seperti meningkatkan efektivitas, efisiensi, adaptabilitas, inovasi, dan kualitas.

Manajemen juga memiliki prinsip-prinsip yang harus ditaati oleh manajer dan anggota organisasi dalam melaksanakan fungsi manajemen, seperti division of work, authority and responsibility, discipline, unity of command, unity of direction, subordination of individual interest to general interest, remuneration of personnel, centralization, scalar chain, order, equity, stability of tenure of personnel, initiative, dan esprit de corps.

Check Also

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh | CobainSaja.Com – Cerpen adalah singkatan dari cerita …