Pengertian Globalisasi: Proses, Dampak, dan Cara Menghadapinya

Pengertian Globalisasi: Proses, Dampak, dan Cara Menghadapinya | CobainSaja.Com – Globalisasi adalah fenomena yang menunjukkan terbentuknya komunikasi dan organisasi antara masyarakat satu dengan yang lainnya yang berbeda di seluruh dunia.

Globalisasi terjadi karena adanya kemajuan infrastruktur, teknologi, dan kebudayaan lainnya. Globalisasi memiliki berbagai aspek, seperti politik, ekonomi, sosial budaya, IPTEK, dan komunikasi. Globalisasi juga memiliki dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia.

Oleh karena itu, kita perlu mengetahui pengertian, proses, dampak, dan cara menghadapi globalisasi secara bijak.

Pengertian Globalisasi

Menurut asal katanya, kata “globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Hubungan tersebut disebabkan oleh penemuan baru seperti alat elektronik dan internet.

Menurut Anthony Giddens, seorang sosiolog asal Inggris, globalisasi adalah keadaan saling ketergantungan antara individu, kelompok masyarakat, dan negara. Hubungan sosial akhirnya menjadi intens antar penduduk di dunia ini. Kemudian, terhubunglah satu peristiwa dengan peristiwa lainnya yang menghasilkan dampak timbal balik antara wilayah sehingga berkembang luas sampai aspek-aspek kehidupan antara keduanya.

Secara umum, globalisasi dapat diartikan sebagai proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Globalisasi membuat dunia menjadi semakin terbuka dan tanpa batas. Globalisasi juga membuat setiap negara saling mempengaruhi dan dipengaruhi oleh negara lainnya.

Proses Globalisasi

Proses globalisasi tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui beberapa tahapan. Berikut adalah tahapan proses globalisasi:

  • Tahap pertama adalah tahap pra-globalisasi, yang terjadi sebelum abad ke-15. Pada tahap ini, hubungan antara negara-negara masih terbatas dan tidak intens. Perdagangan internasional masih jarang terjadi dan teknologi masih sederhana.
  • Tahap kedua adalah tahap awal globalisasi, yang terjadi antara abad ke-15 hingga abad ke-18. Pada tahap ini, hubungan antara negara-negara mulai meningkat karena adanya penjelajahan dan penaklukan wilayah baru oleh bangsa Eropa. Perdagangan internasional mulai berkembang dan teknologi mulai maju.
  • Tahap ketiga adalah tahap globalisasi modern, yang terjadi antara abad ke-19 hingga abad ke-20. Pada tahap ini, hubungan antara negara-negara semakin intens dan kompleks karena adanya revolusi industri, perang dunia, dekolonisasi, dan pembentukan organisasi internasional. Perdagangan internasional semakin luas dan teknologi semakin canggih.
  • Tahap keempat adalah tahap globalisasi kontemporer, yang terjadi sejak akhir abad ke-20 hingga sekarang. Pada tahap ini, hubungan antara negara-negara mencapai titik puncaknya karena adanya globalisasi ekonomi, sosial budaya, IPTEK, dan komunikasi. Perdagangan internasional semakin bebas dan teknologi semakin mutakhir.

Dampak Globalisasi

Globalisasi memiliki dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa dampak globalisasi:

Dampak Positif Globalisasi

  • Memperluas wawasan dan pengetahuan tentang berbagai hal yang ada di dunia.
  • Mempermudah akses informasi dan komunikasi dengan menggunakan internet dan media sosial.
  • Memperkaya budaya dan nilai-nilai lokal dengan mengenal dan menghargai budaya dan nilai-nilai lain.
  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan dengan meningkatkan perdagangan dan investasi antar negara.
  • Mempererat kerjasama dan solidaritas antar negara dalam menyelesaikan masalah-masalah global, seperti kemiskinan, terorisme, perubahan iklim, dan lain-lain.

Dampak Negatif Globalisasi

  • Menimbulkan ketimpangan dan ketidakadilan sosial antara negara maju dan negara berkembang.
  • Menyebabkan ketergantungan dan dominasi ekonomi dan politik oleh negara-negara besar dan kuat.
  • Menyebarkan budaya dan gaya hidup asing yang tidak sesuai dengan norma dan nilai-nilai lokal.
  • Menyebabkan kerusakan lingkungan dan sumber daya alam akibat eksploitasi dan konsumsi yang berlebihan.
  • Menyebabkan konflik dan benturan antara kelompok-kelompok yang berbeda agama, etnis, ras, dan ideologi.

Cara Menghadapi Globalisasi

Globalisasi adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, kita perlu menghadapi globalisasi secara bijak dan kritis. Berikut adalah beberapa cara menghadapi globalisasi:

  • Meningkatkan kualitas diri dengan belajar dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan di era global.
  • Memanfaatkan teknologi dan informasi dengan cerdas dan bertanggung jawab untuk kepentingan positif dan produktif.
  • Menjaga identitas dan kearifan lokal dengan melestarikan dan mengembangkan budaya dan nilai-nilai yang ada di masyarakat.
  • Mengembangkan sikap toleran dan terbuka terhadap perbedaan dan keragaman yang ada di dunia.
  • Berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan dan organisasi yang berorientasi pada kesejahteraan dan perdamaian dunia.

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Globalisasi terjadi melalui beberapa tahapan, yaitu pra-globalisasi, awal globalisasi, globalisasi modern, dan globalisasi kontemporer.

Globalisasi memiliki berbagai aspek, seperti politik, ekonomi, sosial budaya, IPTEK, dan komunikasi. Globalisasi juga memiliki dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, kita perlu menghadapi globalisasi secara bijak dan kritis dengan meningkatkan kualitas diri, memanfaatkan teknologi dan informasi.

Check Also

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh

Pengertian Cerpen: Ciri, Unsur, Jenis, dan Contoh | CobainSaja.Com – Cerpen adalah singkatan dari cerita …